Cara Lain Mencintai Negeri Ini

Share it:

Terkadang risih rasanya ketika mendengar celotehan orang-orang nyinyir yang menganggap seseorang yang punya obsesi keluar negeri bukanlah seorang yang nasionalis. Risih juga ketika melihat mereka yang katanya traveler dan sangat nasionalis dengan berkeliling Indonesia, tetapi masih memetik edelweis yang hampir punah ketika turun gunung, ataupun meninggalkan cerita buruk bagi warga setempat dengan merusak kearifan lokal. Memang hidup itu kebebasan, saya juga cinta dengan kebebasan. Tetapi jangan membuat kebebasan kita merampok kebebasan orang lain. Bertanggung jawablah dengan kebebasan.


Saya mencoba mencari pembenaran bahwa kerisihan saya adalah sesuatu yang tepat. Suatu hari ketika saya mencoba mencari info tentang Ereveld - kuburan Belanda-, saya menemukan sebuah blog milik mbak Olive Bendon, seorang penjelajah kubur. Di blognya, mbak Olive memasang banner Travel Bloggers Indonesia. Sebuah wadah bagi blogger yang suka menceritakan perjalanan mereka.  Uniknya, komunitas ini membawa sebuah visi tentang responsible travel. Leave it better than you found it. Setiap blogger yang menjadi anggota Travel Bloggers Indonesia harus mengampanyekan traveling yang bertanggung jawab. Seperti mbak Lenny Lim di blognya yang berjudul Travel Diary, ia menulis tentang etika naik pesawat. Banyak traveler yang kadang abai dengan hal kecil seperti ini. Tetapi etika sebenarnya merupakan sesuatu yang penting dalam hidup, termasuk dalam traveling. Karena beretika baik adalah cara kita memberikan gambaran diri kita kepada orang yang belum kita kenal. 

Mereka yang menjadi komunitas Travel Bloggers Indonesia juga membuat saya terinspirasi. Mencintai negeri ini tidak selamanya harus menjadi egois dengan tidak mau keluar negeri karena takut nasionalismenya hilang. Tetapi pergi mengelilingi dunia adalah cara kita menjadi semakin kaya dengan mempelajari budaya baru, dan cara kita menyebarkan budaya Indonesia pada dunia. Kita tidak kehilangan nasionalisme kita, tetapi kita akan semakin kaya dengan banyak pelajaran hidup. Bisa berkeliling Indonesia pastinya adalah impian setiap traveler di negeri ini, tetapi pergi ke luar negeri juga adalah bentuk mencintai negeri ini dengan menjadi duta wisata Indonesia untuk dunia.

Menjadi seorang travel blogger adalah sebuah kesenangan tersendiri. Berbagi cerita kepada dunia dan menjadi alternatif website travel negeri ini. Saya sejujurnya lebih suka membaca review perjalanan di blog seseorang. Cerita yang disajikan lebih sederhana, jujur, dan begitu personal sehingga membuat saya seolah mengetahui dan berada bersama sang penulis. Oleh karena itu pula, saya ingin berbagi. Telah berkeliling pulau Jawa dan Kalimantan selama sepertiga umur dan beroleh kesempatan pergi ke negara tetangga, menjadi modal saya untuk mulai menulis sebuah travel blog. Bergabung di Travel Blogger Indonesia, adalah suatu impian karena bisa berada dalam satu komunitas dengan “dewa” travelingnya Indonesia. Punya kewajiban membagi cerita adalah tantangan bagi saya untuk memperbanyak destinasi, dan kualitas narasi serta imaji. Tentunya perjalanan akan terus berlanjut, dan akan ada pelajaran-pelajaran baru yang membuat saya dan para pembaca blog ini menjadi semakin mencintai bumi, alam, dan sesama manusia. 

— Tulisan sebagai syarat diterima dalam Travel Blogger Indonesia


Share it:
Next
Newer Post
Previous
This is the last post.

gunung

indonesia

kota

lautan

mancanegara

padang

Post A Comment:

0 comments: